{"id":699,"date":"2026-02-26T07:51:08","date_gmt":"2026-02-26T07:51:08","guid":{"rendered":"https:\/\/www.lensakediri.com\/?p=699"},"modified":"2026-02-28T09:03:54","modified_gmt":"2026-02-28T09:03:54","slug":"wedang-kayu-putih-khas-sumber-bahagia-inovasi-warga-olah-limbah-perhutani-jadi-minuman-menghangatkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.lensakediri.com\/?p=699","title":{"rendered":"Wedang Kayu Putih Khas Sumber Bahagia, Inovasi Warga Olah Limbah Perhutani Jadi Minuman Menghangatkan"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_700\" aria-describedby=\"caption-attachment-700\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-700 size-medium\" title=\"Minuman herbal Wedang Kayu Putih, khas Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri\/Istimewa.\" src=\"https:\/\/www.lensakediri.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260224-WA0064-300x200.jpg\" alt=\"Minuman herbal Wedang Kayu Putih\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/www.lensakediri.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260224-WA0064-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.lensakediri.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260224-WA0064-1024x682.jpg 1024w, https:\/\/www.lensakediri.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260224-WA0064-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.lensakediri.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260224-WA0064.jpg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-700\" class=\"wp-caption-text\"><em>Minuman herbal Wedang Kayu Putih, khas Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri\/Istimewa.<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p>KEDIRI \u2013 Inovasi minuman herbal berbahan dasar daun kayu putih hadir dari Dusun Sumber Bahagia, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Kamis (26\/2\/2026).<\/p>\n<p>Seorang warga setempat, Sukaji, mengolah daun kayu putih yang selama ini dianggap limbah menjadi wedang yang diklaim mampu menyegarkan sekaligus menghangatkan tubuh.<\/p>\n<p>Sukaji mengatakan, ide tersebut berawal dari pemanfaatan limbah daun kayu putih milik Perhutani di wilayah Jatirejo. Daun-daun yang sebelumnya tidak termanfaatkan itu kemudian dicoba diolah menjadi minuman herbal sederhana.<\/p>\n<p>\u201cSaya membuat inovasi kayu putih dijadikan minuman. Khasiatnya untuk menyegarkan dan menghangatkan tubuh. Ini berasal dari Dusun Sumber Bahagia, memanfaatkan limbah Perhutani Jatirejo,\u201d ujar Sukaji saat ditemui, Selasa.<\/p>\n<p>Menurut dia, dalam satu gelas wedang kayu putih dibutuhkan sekitar lima lembar daun kayu putih muda. Racikan tersebut kemudian dipadukan dengan daun lemon untuk menambah aroma segar alami.<\/p>\n<p>\u201cKalau dibuat satu gelas sekitar lima lembar daun, ditambah daun lemon. Rasanya enak dan segar. Masyarakat yang mencoba bilang rasanya berbeda dan menghangatkan,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Sukaji menuturkan, bahan baku daun kayu putih tidak bisa dipetik sembarangan. Ia harus menunggu sekitar enam bulan hingga daun tumbuh cukup dan siap dipanen.<\/p>\n<p>\u201cDari kecil sampai bisa dipakai kurang lebih enam bulan. Harus daun yang masih muda dan segar supaya rasanya enak,\u201d jelas dia.<\/p>\n<p>Proses pembuatannya pun tergolong sederhana. Daun kayu putih dan daun lemon dimasukkan ke dalam gelas, lalu disiram air panas. Setelah itu, gelas ditutup agar uap dan aroma tidak hilang.<\/p>\n<p>\u201cDimasukkan air panas, lalu ditutup supaya aromanya tetap. Bisa disaring, bisa juga tidak. Kalau tidak disaring, aromanya justru lebih terasa,\u201d tutur Sukaji.<\/p>\n<p>Dalam dua tahun terakhir, wedang kayu putih buatannya mulai dikenal warga sekitar. Minuman ini kerap disajikan sebagai penghangat tubuh, terutama saat cuaca dingin di wilayah lereng Gunung Wilis.<\/p>\n<p>Sukaji berharap inovasinya dapat terus dikembangkan, sekaligus memberi nilai tambah bagi pemanfaatan limbah daun kayu putih di desanya. Ia juga membuka peluang jika ke depan wedang kayu putih tersebut bisa diproduksi lebih luas sebagai minuman khas Dusun Sumber Bahagia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KEDIRI \u2013 Inovasi minuman herbal berbahan dasar daun kayu putih hadir dari Dusun Sumber Bahagia,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,29,37,47],"tags":[41,50,48,49],"class_list":["post-699","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized","category-ekonomi","category-kesehatan","category-kuliner","tag-ekonomi","tag-herbal","tag-kuliner","tag-minuman"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.lensakediri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/699","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.lensakediri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.lensakediri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lensakediri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lensakediri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=699"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.lensakediri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/699\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":808,"href":"https:\/\/www.lensakediri.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/699\/revisions\/808"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.lensakediri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=699"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lensakediri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=699"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lensakediri.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=699"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}